
Ternyata mengganti aki mobil tidak boleh sembarangan, khususnya bagi mobil yang mengadopsi teknologi injeksi dengan ECU, atau Engine Control Unit sebagai otak utamanya. Sebab, jika asal-asalan mengganti aki, ECU akan meriset ulang dan beberapa fitur di mobil justru akan eror.
Ada dua cara untuk mengganti aki mobil modern, jika mobil masih bisa starter, mengganti aki dalam posisi menyala. Sebab, kalau dalam kondisi mati, lalu kabel positif atau negatif dilepas, ECU akan meriset, kenapa ecu meriset? di karenakan ecu tidak mendapatkan asupan listrik, sedangkan jika mobil dalam posisi menyala ecu mendapatkan asupan listrik dari dinamo pengisian (Alternator).
Setelah mobil menyalah lalu lepas terminal Positif terlebih dahulu lalu di lanjutkan dengan melepas terminal Negatif, dan ganti aki lama dengan yang baru (Terminal Positif Jangan Sampai Menyentuh Body Atau Logam Jika Menyentuh Maka Akan Menimbulkan Percikan Dan Bisa Mengakibatkan Kosleting Listrik)
Lalu setelah mengganti aki lama dengan yang baru pasang terminal Positif kembali dan di ikuti oleh terminal negatif, kencangkan dengan baut, dan pasang breket. mobil anda siap untuk di starter dan mobil aman tidak teriset.


